Background

Do'a

The power of Pray. Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan kata 'do'a'. Suatu ketika saat kita terpuruk dalam suatu keadaan kita tak henti-hentinya memanjat do'a pada Sang Kuasa untuk pertolongannya. Siang malam kita selalu mengucap namanya, mengucap permintaan, petunjuk untuk dimudahkan atas segala cobaan yang diberikan-Nya. Saya sendiri juga begitu selalu momohon kepada-Nya untuk diberi kemudahan dan kebarokahan dalam menjalani hidup ini. Saya bertanya-tanya apa Allah mendengar do'a saya dan mengabulkannya. Saya meyakini bahwa Allah selalu mendengar segala keluh kasih setiap hamba-Nya. Optimisme itu kembali muncul saat saya membuka file do'a format .docx di private folder saya. Do'a itu saya tulis dan saya layangkan lewat e-mail kepada teman saya yang orang tuanya akan berangkat Ibadah Haji. Saya menulis dengan kesungguhan hati untuk berserah diri sepenuhnya kepada-Nya.
Setelah saya baca kembali do'a yang saya tulis. Saya lantas berdecak, hati serasa bergetar ketika baris demi baris membaca ulang tulisan itu. Rasa sangat bersyukur telah di kabulkannya satu persatu do'a saya. Allah ternyata mendengar setiap do'a yang dipanjatkan. Mengutip dari perkataan ustad dalam suatu forum pengajian "Yang namanya do'a itu ada tiga macam. Ada do'a yang sekali meminta langsung diberi, selanjutnya diganti yang lebih baik lagi dan ditunda (diberi dilain waktu)".
Yakin atas segala do'a yang terucap. 
Yakin bahwa Allah memberikan terbaik bagi hamba-Nya.
Yakin hidup ini lancar barokah dengan tawakal pada Allah.

Alhamdulillahhirabbil Allamin atas semua nikmat yang engkau berikan kepada diriku dan keluargaku.

Categories: Share

Leave a Reply